secret recipes ^^

kontent kebanyakan bersumber dari tropicana slim official website, kompas, detik, dan website lainnya,,
**this blog only media sharing **

Tampilkan postingan dengan label HAPPY PEOPLE = HEALTHY PEOPLE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HAPPY PEOPLE = HEALTHY PEOPLE. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Juni 2011

SUPER SIBUK, SUPER SEHAT

Super Sibuk, Super Sehat

Semakin bertambah usia Anda, tidak hanya pengalaman hidup yang didapat. Tak mau ketinggalan, perjalanan waktu ikut menarik beberapa jenis penyakit “mengantri” untuk membidikkan panahnya ke bagian-bagian tubuh yang mulai menurun dimakan usia. Rematik, diabetes, osteoporosis, stroke, serangan jantung, dan depresi hanyalah beberapa contoh dari sekian banyak penyakit yang lazim diderita mereka yang berusia lanjut.
Di antara penyakit-penyakit kronis tersebut, penyakit yang paling mematikan adalah penyakit jantung. Menurut WHO, sekitar 17.5 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskuler pada tahun 2005, dan jumlahnya diperkirakan akan meningkat menjadi 20 juta orang per tahun pada tahun 2015, terutama akibat serangan jantung dan stroke.

Berawal dari Gaya Hidup
Penyebab utama serangan jantung dan stroke ternyata hanya sejauh gaya hidup Anda. Diet yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan rokok masing-masing memiliki andil besar pada meningkatnya risiko terserang kedua penyakit tersebut. Umumnya, serangan jantung dan stroke disebabkan oleh kadar kolesterol darah yang tinggi sehingga menyumbat pembuluh darah dan menghambat suplai darah ke jantung dan otak.
Berapa kadar kolesterol Anda? Coba lihat hasil medical check up terakhir Anda. Jika kadarnya melebihi 240 mg/dL, Anda harus memulai memutar otak untuk menurunkannya. Dalam penelitian yang dimuat di jurnal Neurology, wanita dengan kadar kolesterol tinggi dua kali lebih tinggi risikonya untuk terserang stroke dibandingkan wanita dengan kadar kolesterol normal. Berdasarkan fakta tersebut, menurunkan kadar kolesterol merupakan jalan terbaik untuk mencegah penyakit yang mengikutinya.

Aktivitas Tinggi, Kolesterol Rendah
Di samping mengurangi makanan berlemak yang kaya kolesterol dan mengonsumsi lebih banyak serat dan omega-3, aktivitas fisik yang cukup juga merupakan faktor penentu yang cukup penting dalam usaha menurunkan kadar kolesterol. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan latihan fisik dengan intensitas sedang selama 30 menit sebanyak setidaknya lima hari dalam seminggu untuk membantu menjaga kadar kolesterol dalam darah.
Lebih jauh lagi, menurut para peneliti di Universitas Tokyo, latihan-latihan aerobik seperti berjalan, bersepeda atau berenang dapat membantu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), dengan catatan dilakukan selama setidaknya dua jam per minggu dalam sesi-sesi yang berlangsung setidaknya setengah jam. HDL sendiri berfungsi membawa kolesterol dari darah kembali ke hati sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian lain menunjukkan bahwa peningkatan kadar HDL mampu menurunkan risiko terserang penyakit jantung sebesar 5% pada pria dan 7% pada wanita.
Tidak seorang pun yang cukup tua untuk menikmati manfaat dari aktivitas fisik yang cukup dan teratur: meningkatkan ketahanan tubuh, menjaga tubuh lebih bugar, dan tentunya menghindarkan tubuh dari berbagai jenis penyakit. Sayangi jantung Anda mulai saat ini dengan pola hidup sehat dan tentunya aktivitas fisik yang cukup. Pertambahan usia janganlah dijadikan alasan untuk lebih banyak bersantai dan mengurangi aktivitas fisik. Mulailah bergerak dengan mempersibuk diri Anda dengan berbagai aktivitas dan ikuti dengan olahraga yang rutin.

HAPPY PEOPLE = HEALTHY PEOPLE

Happy people = Healthy people
Setiap orang memiliki masa-masa manis dalam hidupnya. Entah itu adalah saat berhasil lulus dari SMA, jatuh cinta kepada pacar, atau mendapatkan hadiah yang berkesan dari orang-orang yang Anda kasihi. Momen-momen manis itu membawa kebahagiaan dalam hidup Anda. Tahukah Anda, bahwapilihan menjadi bahagia atau tidak bahagia dapat mempengaruhi keadaan kesehatan Anda, bahkan risiko Anda terhadap penyakit?
Mens sana in corpore sano: Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, ternyata bukan sekadar slogan!
Sebuah ulasan dari berbagai penelitian mengenai pengaruh masa-masa bahagia dan perasaan bahagia yang dirasakan terhadap panjang usia dan kesehatan menunjukkan bahwa kebahagiaan mempengaruhi kesehatan dan hingga usia berapa kita akan hidup. Telah banyak studi yang memperlihatkan bahwa emosi negatif, depresi dan perasaan khawatir mampu memprediksi kemungkinan seseorang mengalami penyakit jantung, sementara bagi orang yang sudah mengalami penyakit jantung, sayangnya, diperkirakan keadaan penyakitnya akan semakin buruk. Sebaliknya,perasaan-perasaan positif seperti kebahagiaan, penuh energi, kepuasan hidup, penuh harapan, optimisme dan selera humor dapat menurunkan risiko kematian dan meningkatkan kemungkinan akan hidup lebih lama1.
Mengapa bisa demikian? 
Ternyata saat kita mengalami sweet moments dalam hidup, sistem kekebalan tubuh membaik, respon tubuh terhadap stres juga menurun, misalnya respon inflamasi yang mendukung terbentuknya pengerasan pembuluh darah dan berujung pada penyakit jantung. Selain itu, meskipun mengalami kesedihan, orang yang berpikiran positif memiliki tekanan darah yang lebih rendah daripada orang yang negatif. Sementara pada orang yang mengalami emosi negatif, tekanan darah cenderung lebih tinggi, kekebalan tubuh menurun. Hal ini berkaitan dengan jumlah kortisol (hormon stres) dalam darah yang terus meningkat. Bahkan, sebuah ulasan dalam Scientific American di tahun 2005 menyatakan bahwa stres berkaitan erat dengan risiko hipertensi dan diabetes1.
How to be happy? Kelola stres Anda!
Stres dalam hidup, Anda tidak bisa kendalikan. Tapi, Anda bisa mengendalikan reaksi Anda terhadap stres. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba untuk mengelola stres Anda.
  • Sediakan “me-time. Lakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan. Istirahat, cobalah teknik relaksasi, pijat atau yoga, mandi air hangat, dan berikan hadiah untuk diri sendiri. Makan yang sehat juga dapat membantu Anda meredakan stres.
  • Hadapi masalahnya. Menghindari masalah bukanlah jalan keluar yang baik, bahkan biasanya bertambah buruk. Berbicara dengan orang lain, lakukan brainstorm atau memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dapat Anda lakukan. Jangan lupa untuk mengelola waktu secara efektif dan belajar mengatakan TIDAK pada hal-hal yang dirasa kurang perlu.
  • Beralih sejenak. Olahraga dan aktivitas fisik membantu Anda lebih rileks. Anda juga dapat bergabung dengan klub hobi atau belajar sesuatu yang baru untuk memberikan Anda rehat sejenak. Hal ini baik untuk kesehatan mental maupun fisik Anda.
  • Tumpahkan saja. Tak ada salahnya bagi Anda untuk menuangkan perasaan Anda pada secarik kertas, atau bicara kepada orang yang Anda percayai, bahkan sambil menangis. Terkadang, hal-hal demikian dapat membantu Anda melepaskan tekanan emosi dan meredakan kekhawatiran Anda.
Mengelola stres berarti memilih menjadi bahagia. Pilihan ada di tangan Anda: ingin menjadi orang yang bahagia dan memiliki hidup yang panjang dan sehat untuk menikmati sweet moments lebih lama, atau menjalani hidup Anda dengan suram, yang akan meningkatkan risiko Anda mengalami berbagai penyakit.